<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>agzs2unmul</title>
	<atom:link href="http://agzs2unmul.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agzs2unmul.wordpress.com</link>
	<description>Seputaran Tugas Kuliah S2 Unmul</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jun 2008 01:41:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agzs2unmul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>agzs2unmul</title>
		<link>http://agzs2unmul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agzs2unmul.wordpress.com/osd.xml" title="agzs2unmul" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agzs2unmul.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tugas 4 Tugas Online TIK</title>
		<link>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-4-tugas-online-tik/</link>
		<comments>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-4-tugas-online-tik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 01:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agzs2unmul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agzs2unmul.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah Bill Gates ? Bill Gates Si Raja Software William (Bill) H. Gates Kepala dari Microsoft Corporation, pemimpin di seluruh dunia dalam software, jasa dan solusi yang membantu masyarakat dan bisnis. Microsoft mempunyai pendapatan US$51.12 milyar untuk tahun fiskal yang &#8230; <a href="http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-4-tugas-online-tik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=15&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="msotitle2"><span style="font-size:12pt;line-height:112%;">Siapakah Bill Gates ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bill Gates Si Raja Software</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">William (Bill) H. Gates Kepala dari <span> </span>Microsoft Corporation, <span style="color:black;">pemimpin di seluruh dunia dalam software, jasa dan solusi yang membantu masyarakat dan bisnis. Microsoft mempunyai pendapatan US$51.12 milyar untuk tahun fiskal yang berakhir Juni 2007, dan mempekerjakan lebih dari 78,000 orang-orang di (dalam) 105 negara-negara dan daerah. oleh karena itu ia dikatakan sebagai raja software karena hampir seluruh </span>komputer di dunia menggunakan software yang di buat oleh perusahaan Microsoft yang tidak lain adalah perusahaan milik Bill Gates. Awalnya ia adalah seorang programmer komputer dan akhirnya saat ini menjadi seorang pimpinan perusahaan terkemuka.<span> </span>Sebagian besar produk perusahaannya digunakan di seluruh dunia. Ia adalah William Henry Gates. <span> </span>William Henry Gates III</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-15"></span><br />
atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seatle,<br />
Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr. bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru.<br />
Bill adalah anak kedua dari tiga bersaudara.<br />
Sejak kecil Bill mempunyai hobi &#8220;hiking&#8221;, bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang &#8220;berpikir&#8221;. Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai sangat memuaskan, <span> </span>terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini, orang tua Bill menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama &#8220;LAKESIDE&#8221;. Pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama MICROSOFT) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun. Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan <span> </span>meng&#8221;hack&#8221; <span> </span>komputer <span> </span>sekolah, mengubah <span> </span>jadwal<span> </span>dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar- benar dapat &#8220;memasuki&#8221; komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian. Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Pengalaman lainnya, ia bekerja sebagai debugger di perusahaan kontraktor pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah. Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat.</p>
<p style="text-align:justify;margin:5pt 0.45pt 0.0001pt 0;">Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan. Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul &#8220;World&#8217;s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models&#8221;. Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates. Mereka menyadari bahwa era &#8220;komputer rumah&#8221; akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer-komputer tersebut sangat dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka. Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft. <span style="color:black;">Gates sengaja keluar dari Harvard untuk berkonsentrasi ke Microsoft, sedangkan rekannya, Steve Ballmer, yang kini direktur utama Microsoft, menyelesaikan pendidikan di kampus itu dan bergabung dengan Gates pada 1980. Gates mendirikan Microsoft pada 1975 bersama teman semasa kecil, Paul Allen. Microsoft &#8220;go public&#8221; 1986 dan dalam setahun sahamnya melonjak tinggi hingga Gates, saat itu berusia 31 tahun, menjadi milyuner termuda di dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:black;">Pada tahun 2007 Bill Gates hadir di kampus Harvard, Cambridge, Negara Bagian Massachusetts, untuk menyelesaikan urusan yang selama ini belum tuntas. Bill, yang &#8216;drop out&#8217; dari Harvard untuk mendirikan Microsoft Corp. menyempatkan diri datang ke bekas kampusnya untuk memperoleh gelar kehormatan bidang hukum. Meski tidak punya gelar sarjana, Gates dengan cepat sampai di puncak eselon bisnis. Pada 1980, Gates dan koleganya di Microsoft secara cerdik berunding dengan IBM Corp. hingga menghasilkan kesepakatan yang memberi hak kepada Microsoft, perusahaan baru bidang perangkat lunak, melisensikan sistem operasinya ke pabrik-pabrik pembuat komputer pribadi (PC). Perjanjian itu pada akhirnya menjadikan bisnis komputer sangat ramai, dan kekuasaan beralih dari pabrik perangkat keras ke perusahaan perangkat lunak. Saat ini, ratusan perusahaan setiap tahun memproduksi ratusan ribu PC namun 90 persennya menggunakan Windows yang diproduksi Microsoft.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0.7pt 0.0001pt 0;">
<p style="text-align:justify;margin:0 0.7pt 0.0001pt 0;">Saat ini Microsoft tumbuh menjadi salah satu pembuat dan pengembang software dan sistem operasi yang menguasai pangsa pasar software dunia. Windows 95, 98, ME, 2000, XP adalah contoh sistem operasi produksi Microsoft yang sebagian besar digunakan oleh pengguna komputer di dunia. <span lang="IN">Tanpa peran Bill Gates,</span> m<span lang="IN">ungkin saat ini Komputer pribadi / PC ( Personal Computer) belum dapat dinikmati. Hadirnya PC tidak lepas sistem operasi Software &amp; Hardware yang dikembangkan Micrsoft, Perusahaan Komputer terbesar milik Bill Gates.</span><span lang="IN"> </span><span lang="IN">Dahulu Komputer hanya dipakai untuk mesin hitung, tetapi sekarang digunakan sebagai Server, PC , dan Grafik editing. Komputer Server membutuhkan processor yang cepat. PC membutuhkan Hardisk berkapasitas besar. Komputer Grafik membutuhkan memori kartu video graphic accelator ( VGA ) yang tinggi. Bahkan sekarang hadir dalam bentuk Note Book, Smart Phone, Personal Digital Assistance ( PDA ) dan PC Tablet.</span><span lang="IN"> </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0.7pt 0.0001pt 0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam kehidupan peribadinya, Gates mengawini Melinda French pada 1 Januari, 1994. Mereka mempunyai tiga anak, Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) and Phoebe Adele Gates (2002). Dengan istrinya, Gates telah mendirikan Bill &amp; Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan sosial filantropi. Para kritikus mengatakan ini merupakan tindak balas kepada kemarahan orang banyak tentang tindakan bermonopoli dan anti-bertanding perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan banyak daripada hartanya. Pada tahun 1997 koran Washington Post menyatakan bahawa &#8220;Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup.&#8221; Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah mnyediakan uang yang amat diperlukan untuk beasiswa universitas kaum minoritas, menentang AIDS dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti penyakit-penyakit yang biasa kita lihat di dunia ketiga. Dalam bulan Juni 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup. Dalam 1994, ia membeli Codex Leicester, sebuah koleksi naskah manuskrip Leonardo da Vinci pada 2003 koleksi ini dipamerkan di Museum Seni Seattle.<a name="Perkiraan_Kekayaannya"></a> Perkiraan Kekayaannya menurut senarai Forbes orang-orang paling kaya dalam dunia :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1996 &#8211; $18.5 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1997 &#8211; $36.4 milyar, peringkat #2</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1998 &#8211; $51.0 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1999 &#8211; $90.0 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2000 &#8211; $60.0 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2001 &#8211; $58.7 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2002 &#8211; $52.8 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2003 &#8211; $40.7 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2004 &#8211; $46.6 milyar, peringkat #1</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Namun pada tahun 2008 peringkat Bill Gates yang selama 13 tahun menduduki posisi puncak sebagai orang terkaya di dunia menurun. Berdasarkan estimasi Forbes, kekayaan Buffett mencapai USD62 miliar atau sekitar Rp. 558 triliun. Sementara itu, Bill Gates yang memiliki kekayaan USD 58 miliar berada di urutan ketiga. Gates pun kalah dari taipan asal Meksiko Carlos Slim yang mempunyai kekayaan USD 60 miliar. Buffett menjadi orang paling tajir (kaya) di dunia karena secara umum jumlah kekayaannya bertambah secara cepat.daftar orang terkaya Amerika versi majalah Forbes :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Warren      Buffett : USA : $62 billion</li>
<li class="MsoNormal">Helu Slim : Mexico : $60      billion</li>
<li class="MsoNormal">William Gates III : USA :      $58 billion</li>
<li class="MsoNormal">lakshmi Mittal : India :      $45 billion</li>
<li class="MsoNormal">Mukesh Ambani : India :      $43 billion</li>
<li class="MsoNormal">Anil Ambani : India : $42      billion</li>
<li class="MsoNormal">Ingvar Kamprad &amp;      keluarga : Sweden : $31 billion</li>
<li class="MsoNormal">KP Singh : India : $30      billion</li>
<li class="MsoNormal">Oleg Deripaska : Russia :      $28 billion</li>
<li class="MsoNormal">Karl Albrecht : Germany :      $27 billion</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a name="Pujian"></a>Beberapa pujian yang terima oleh Bill Gates antara lain 100 orang yang paling berpengaruh dalam media, The Guardian, 2001; Forbes &#8220;400 rakyat Amerika yang paling kaya&#8221; dan &#8220;Senarai orang paling kaya dalam dunia&#8221;, peringkat #1: 1996-2003; Sunday Times senarai kuasa, 1999; Upside 100 Elit, peringkat #2, 1999; 50 Orang Elit Siber, majalah TIME, peringkat #1, 1998; 100 orang paling berkuasa dalam sukan, Sporting News, 1997; Ketua Pegawai Eksekutif dalam Tahun Ini, majalah Chief Executive Officers, 1994</p>
<p class="MsoNormal"><a name="Bacaan_Selanjutnya"></a></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:42.55pt;margin:5pt 14.2pt 0.0001pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Referensi Web :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNoSpacing">1.<span> </span>Judul<span> </span>:<span> </span><a name="top"></a>Bill Gates</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-indent:12.6pt;">Alamat<span> </span>:<span> </span><a href="http://groups.or.id/wikipedia/id/b/i/l/Bill_Gates_65fa.html">http://groups.or.id/wikipedia/id/b/i/l/Bill_Gates_65fa.html</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:12.6pt;">Penulis<span> </span>:<span> </span>Wikipedia Indonesia</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">2.<span> </span>Judul<span> </span>:<span> </span><span>10 Orang Terkaya 2008</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:13.5pt;">Alamat<span> </span>:<span> </span>http://goevie666.multiply.com/journal/item/58</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:13.5pt;">Penulis<span> </span>:<span> </span>Goevie Ronz</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;">
<h2><span style="font-size:12pt;font-weight:normal;font-style:normal;">3.<span> </span>Judul<span> </span>:<span> </span></span><span style="font-size:12pt;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="IN">Sejarah</span><span style="font-size:12pt;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="IN"> </span><span style="font-size:12pt;font-weight:normal;font-style:normal;color:black;">Bill Gates Mendedikasikan Hidupnya Untuk Komputer</span></h2>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Alamat<span> </span><span> </span>:<span> </span><a href="http://sakuriw.wordpress.com/sejarah/">http://sakuriw.wordpress.com/sejarah/</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:15.4pt;">Penulis<span> </span>:<span> </span>Zambigo</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;">
<p class="MsoNoSpacing">4.<span> </span>Judul<span> </span>:<span> </span>Orang Terkaya AS dan EBP</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin-right:-22.05pt;text-indent:14pt;">Alamat<span> </span>: <span> </span><a href="http://lestiatmo.wordpress.com/2007/09/26/orang-terkaya-as-dan-ebp-bill-gates-lagi/">http://lestiatmo.wordpress.com/2007/09/26/orang-terkaya-as-dan-ebp-bill-gates-lagi/</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:14pt;">Penulis<span> </span>:<span> </span>Atmopawiro</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;">
<p class="MsoNormal">5.<span> </span>Judul<span> </span>:<span> </span>Bill Gates <span>Chairman, Microsoft Corp.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:13.5pt;">Alamat <span> </span>:<span> </span><a href="http://www.microsoft.com/presspass/exec/billg/bio.mspx">http://www.microsoft.com/presspass/exec/billg/bio.mspx</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:13.5pt;">Penulis <span> </span>:<span> </span>Microsoft</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agzs2unmul.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agzs2unmul.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=15&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-4-tugas-online-tik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6797d4ac7fbd40a72ff21fcc9d6f130d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agzs2unmul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 3 Filsafat Ilmu</title>
		<link>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-3-filsafat-ilmu/</link>
		<comments>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-3-filsafat-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 01:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agzs2unmul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agzs2unmul.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[CHAPTER REPORT II “LATAR BELAKANG MUNCULNYA FILSAFAT PENDIDIKAN” Dari Buku : FILSAFAT PENDIDIKAN ( Manusia, Filsafat dan Pendidikan ) Disusun sebagai persyaratan mengikuti Ujian Semester I Mata Kuliah Filsafat Ilmu Tahun Akademik 2008/2009 Di susun oleh : Nur Agus Salim &#8230; <a href="http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-3-filsafat-ilmu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=14&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>CHAPTER REPORT II</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>“LATAR BELAKANG MUNCULNYA </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>FILSAFAT PENDIDIKAN”</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><em>Dari Buku : FILSAFAT PENDIDIKAN </em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><em>( Manusia, Filsafat dan Pendidikan )</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span id="more-14"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><em>Disusun sebagai persyaratan mengikuti</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><em>Ujian Semester I Mata Kuliah Filsafat Ilmu</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><em>Tahun Akademik 2008/2009</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">Di susun oleh :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>Nur Agus Salim</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">NIM. <span>0805136132</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:2in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:121.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">Dosen Pengampu :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:121.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">1. <strong>Dr. Makrina Tendangan, M. Pd</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:121.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">2. <strong>Prof. Dr.</strong><strong> Hartutiningsih, MS</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>PROGRAM PASCA SARJANA MANAJEMEN PENDIDIKAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>UNIVERSITAS MULAWARMAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>TAHUN 2008</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>BIOGRAFI PENGARANG</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;"><strong>Prof. Dr. Jalaluddin</strong>, lahir di Belinyu (Bangka), 10 Desember 1942. Lulus SR pada tahun 1956, SGB Negeri tahun 1959/1960, KGA Negeri tahun 1964, Sarjana Tarbiyah IAIN 1973 dan S3 bidang Pendidikan Islam tahun 1990. Sebelum menjadi dosen di Fakultas Tarbitah IAIN Raden Fatah Palembang, beliau pernah menjadi guru SR, MTsAIN, dan guru PGAN 6 tahun. Juga pernah menjabat sebagai kepala badan penelitian IAIN Raden Fatah, Pjs. Pembantu Rektor I, dan Rektor IAIN Raden Fatah Periode 2000 – 2003.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;"><em>Beberapa karyanya yang telah diterbitkan, antara lain, adalah Kamus Ilmu Jiwa dan Pendidikan, Siti Khadijah Ummul Mu’minin, Pengantar Ilmu Jiwa Agama, Metode Tunjuk Silang, Kapita Selekta Pendidikan, Psikologi Agama, dan Filsafat Pendidikan Islam</em>. Beliau juga menulis artikel dibebrapa harian, jurnal, dan majalah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><strong>Dr. Abdullah Idi, M. Ed</strong>. lahir di Sampan (Bangka), 27 September 1965. Menyelesaikan program Sarjana (S1) pada jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah tahun 1990 dan Master of Education (M.Ed) dari School of Education, University of Tasmania, Australia, pada tahun 1994. Pada 2006, Pembantu Rektor III (2003-2007) ini memperolah gelar doktor (S3) dai Fakultas Sosiologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dengan disertasinya yang berjudul “Asimilasi Cina dan Melayu di Bangka”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Sejak tahun 1991 menjadi Dosen Tatp di Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang. Di antara karya tulisnya yang pernah dipublikasikan adalah <em>Filsafat Pendidikan </em>(Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997), <em>Pengembangan Kurikulum:Teori dan Praktik </em>(Jakarta; Gaya Media Pratama, 1999; Yogyakarta: Ar-Ruzz Media,2007), <em>The Conditions for Learning at University: A Comparison Between Indonesia dan Tasmania, Australia </em>(Palembang: Unsri Press, 2001), <em>Rekonstruksi dan Modernisasi Lembaga Pendidikan Islam </em>(Yogyakarta: Global Pustaka Utama, 2005), <em>Revitalisasi Pendidikan Islam </em>(Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006), ditulis bersama Toto Suharto.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Tujuan <span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:200%;"><span style="color:black;">Proses pendidikan merupakan upaya sadar manusia yang tidak pernah ada hentinya. Sebab jika manusia berhenti melakukan pendidikan, sulit dibayangkan apa yang akan terjadi pada sistem peradaban dan budaya manusia.<span> </span>Dengan ilustrasi ini, maka<span> </span>baik pemerintah maupun masyarakat berupaya untuk melakukan pendidikan dengan standar kualitas yang diinginkan untuk memberdayakan manusia. Serta kita harus sadar seberapa besar atau seberapa cukup pendidikan atau ilmu yang kita dapat. Mencari kebenaran atau fakta dari berbagai macam ilmu begitu juga dalam ilmu pendidikan. Buku ini berjudul Filsafat pendidikan Manusia, Filsafat dan Pendidikan yang menjelaskan tentang peranan filsafat dalam pendidikan. Sehingga saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih jauh apa dan dimana letak filsafat dalam pendidikan. </span>Tujuan dari penulisan Chapter Report ini adalah menganilasa terhadap apa yang ditulis oleh pengarang sehingga penulis lebih memahami apa yang dimaksud oleh pengarang sehingga menulis Bab tersebut. Selain dari itu juga penulis berharap setelah Chapter Report ini selesai dapat mengambil suatu simpulan yang positif dari Bab yang ditulis pengarang.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Fakta Unik dan Menarik</strong></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;">Arti filsafat secara Etimologi berarti cinta kebijaksanaan dalam arti yang sedalam – dalamnya. Sedangkan sercara terminologi menurut bebrapa filusuf yakni Plato adalah pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuan, Aristoteles adaah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu – ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat keindahan). Pada intinya filsafat adalah proses pencarian kebenaran – kebenaran dari berbagai ilmu pengetahuan sehingga filsafat diakui sebagai induk dari ilmu pengetahuan yang mampu menjawab segala pertanyaan dan permasalahan. Baik dari masalah yang berhubungan alam semesta hingga masalah manusia dengan segala problematika dan kehidupannya. Namun ada beberapa permasalah yang tidak dapat dijawab oleh filsafat yaitu permaslahan yang terjadi di lingkungan pendidikan sehingga berdirilah filsafat pendidikan yang membatu filsafat menjawab permasalah-permasalahan tentang pendidikan. Hal yang sangat menarik dari bab ini adalah latar belakang hingga munculnya filsafat pendidikan dan menjelaskan secara jelas hubungan antara filsafat dan pendidikan. Ternyata filsafat dan pendidikan memiliki hubungan yang sangat hakiki dan timbal balik yang akhirnya menjadi suatu filsafat pendidikan yang sangat memiliki hubungan erat karena denganadanya filsafat pendidikan ini mampu membantu filsafat menjawab dan memecahkan persoalan – persoalan pendidikan yang bersifat filosofis dan memerlukan jawaban secara filosofis juga.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>C.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Pertanyaan Yang Muncul</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;"><strong>Perkembangan Pemikiran Filsafat Spiritualisme Kuno</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:200%;">Diketahui filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dari pemikiran filusuf – filusuf dari zaman dulu sampai masa sekarang. Semakin berkembang pemikiran – pemikiran tersebut maka filsafat ilmu berkembang menjadi semacam pendekatan dan perekat kembali berbagai macam ilmu pengetahuan yang telah berkembang pesat dan terpisah satu dengan lainnya. Oleh karena itu dari bahasan yang ada pada bab ini muncullah sebuah pertanyaan Bagaimana pemikiran Filsafat spiritualisme kuno dan seberapa jauh perkembangan filsafat yang dikembangkan oleh filusuf – filusuf? <span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:200%;">Perkembangan Filsafat spiritualisme mulai dari wilayah Timur Jauh<span> </span>yaitu China, India, dam Jepang. Di India berkembang filsafat spiritualisme Hinduisme dan Buddhisme. Sedangkan di Jepang berkembang Shintoisme begitu juga di China Taoisme dan Konfusianisme. Perkembangan Filsafat di wilayah Timur Tengah yaitu Yahudi dan kristen sedangkan di wilayah Yunani dan Romawi berkembang suatu paham yang menyamakan sifat – sifat Tuhan (pencipta) dengan sifat – sifat yang ada pada manusia (yang diciptakan) yang disebut paham antromorpisme.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>D.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Konsep Utama Yang Muncul</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:200%;">Menurut John Dewey, seorang filosof Amerika, filsafat merupakan teori umum dan landasan dari semua pemikiran mengenai pendidikan dan tugas filsafat adalah mengajukan pertanyaan – pertanyaan dan menyelidiki faktor – faktor realita dan pengalaman yang banyak terdapat dalam lapangan pendidikan. Lingkungan pendidikan inilah yang tidak dapat dijawab oleh filsafat sehingga melahirkan filsafat pendidikan. Sehingga muncullah sebuah konsep bahwa antar pendidikan dan filsafat atau sebaliknya saling berhubungan dan memiliki timbal balik yakni permasalahan – permasalah pendidikan yang bersifat filosofis dijawab dan dipecahkan secara filosofis juga yang kemudian muncul istilah filsafat pendidikan. Dengan kata lain kemunculan filsafat pendidikan ini disebabkan banyaknya perubahan – perubahan dan permasalahan yang timbul dilapangan pendidikan yang tidak mampu dijawab oleh ilmu filsafat. Pada bab ini pula ditemukan konsep pemikiran pendidikan dari beberapa filusuf yaitu :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>a.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Socrates</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:200%;">Menurut Socrates prinsip dasar pendidikan adalah metode dialektis. Metode ini digunakan Socrates sebagai dasar teknis pendidikan yang direncanakan ntuk seseorang belajar berpikir secara cermat, untuk menguji-coba diri sendiri dan untuk memperbaiki pengetahuannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>b.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Plato</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:200%;">Plato mengatakan pendidikan itu sangat perlu baik bagi dirinya selaku individu maupun sebagai warga negara. Negara wajib memberikan pendidikan bagi setiap warga negaranya. Namun demikian setiap peserta didik harus diberi kebebasan untuk mengikuti ilmu sesuai dengan bakat, dan kemampuan masoing – masing sesuai jenjang usianya sehingga pendidikan itu sendiri akan memberikan dampak dan perubahan bagi kehidupan pribadi, bangsa dan negara.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>c.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Aristoteles</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:200%;">Pemikiran Aristoteles tentang pendidikan bahwa agar orang dapat hidup baik maka ia harus mendapatkan pendidikan. Pendidikan bukanlah soal akal semata – mata, melainkan soal memberi bimbingan pada perasaan – perasaan yang lebih tinggi, yaitu akal, guna mengatur nafsu – nafsu. Akal sendiri tidak berdaya, sehingga ia memerlukan dukungan – dukungan perasaan yang lebih tinggi agar diarahkan secara benar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:200%;">Pendidikan yang lebih baik itu yang mempunyai tujuan kebahagiaan dan kebahagiaan tertinggi adalah hidup spekulatif.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>E.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Refleksi Diri</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Buku ini berisi pesan moral yang sangat baik oleh karena itu setelah saya membaca, mempelajari dan mengalisa isi dari Bab II <strong>“LATAR BELAKANG MUNCULNYA FILSAFAT PENDIDIKAN” <em>Dari Buku : FILSAFAT PENDIDIKAN ( Manusia, Filsafat dan Pendidikan )</em> </strong>bahwa<strong> </strong>pentingnya kita mempelajari filsafat pendidikan apalagi kita adalah sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru yang langsung terjun dalam dunia pendidikan. Dalam proses perjalan hidup kita pasti akan menemukan masalah – masalah pendidikan yang bersifat filsafat yang mana hanya dapat dijawab dan diselesaikan secara filsafat pula. Oleh karena itu saya merasa sangat kurang ilmu filsafat pendidikan tersebut sehingga penting bagi saya untuk lebih mendalami filsafat pendidikan tersebut dengan harapan akan dapat selalu menjawab dan memecahkan semua persoalan masalah pendidikan yang ditemui.<strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>F.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;">Surajiyo. 2007. <em>Filsafat Ilmu &amp; Perkembangannya di Indonesia</em>. Jakarta: Bumi Aksara</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:200%;">Surajiyo. 2005. <em>Ilmu Filsafat Suatu Pengantar</em>. Jakarta: Bumi Aksara</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;line-height:150%;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agzs2unmul.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agzs2unmul.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=14&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-3-filsafat-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6797d4ac7fbd40a72ff21fcc9d6f130d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agzs2unmul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 2 Landasan Pendidikan</title>
		<link>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-2-landasan-pendidikan/</link>
		<comments>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-2-landasan-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 01:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agzs2unmul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agzs2unmul.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[MAKALAH PERSPEKTIF PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL Disusun Oleh : 1. DWI WIBOWO 2. MERRY PANGARIBUAN 3. NUR AGUS SALIM 4. SIRAJUDDIN Dosen Pengampu : 1. Prof. Dr. DWI NUGROHO HIDAYANTO 2. Drs. SUNARNO, M.Pd. PROGRAM PASCASARJANA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS MULAWARMAN 2008 BAB &#8230; <a href="http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-2-landasan-pendidikan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=12&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><em><span style="font-size:16pt;">MAKALAH</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;">PERSPEKTIF PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;">Disusun Oleh :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>1.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">DWI WIBOWO</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>2.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">MERRY PANGARIBUAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>3.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">NUR AGUS SALIM</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>4.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">SIRAJUDDIN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:135pt;"><span style="font-size:10pt;"> </span><span id="more-12"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;">Dosen Pengampu :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:153pt;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:99pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>1.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">Prof. Dr. DWI NUGROHO HIDAYANTO</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:99pt;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:10pt;"><span>2.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:10pt;">Drs. SUNARNO, M.Pd.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:135pt;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;">PROGRAM PASCASARJANA KEPENDIDIKAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;">UNIVERSITAS MULAWARMAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;">2008</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>BAB I</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>LATAR BELAKANG</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;"><span>Pembangunan bidang pendidikan merupakan bagian yang strategis dari keseluruhan program Pemerintah, dengan titik berat bidang ekonomi seiring dengan peningkatan sumber daya manusia dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam kaitan ini, sudah barang tentu berbagai departemen/lembaga merencanakan dan melaksanakan peningkatan sumber daya manusia secara terpadu, agar dapat membentuk manusia Indonesia yang dibutuhkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;"><span>Tantangan masa depan bagi sistem pendidikan di Indonesia tidak semata-mata akan menyangkut bagaimana meningkatkan mutu dan efisiensi pendidikan secara internal, tetapi juga menyangkut bagaimana meningkatkan kesesuaian pendidikan dengan bidang sektor kehidupan lain, sehingga diakui oleh pemakai. Oleh karena itu penyusun mencoba membahas pada makalah ini beberapa kendala yang dihadapi dalam Pembangunan Pendidikan Nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>RUMUSAN MASALAH</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span> </span></span><!--[endif]-->Masalah Kurikulum</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Masalah Metode</li>
<li class="MsoNormal">Masalah Fasilitas</li>
<li class="MsoNormal">Masalah Guru</li>
<li class="MsoNormal">Masalah Evaluasi<span> </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>C.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong><span> </span>BATASAN MASALAH</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Pada makalah ini kami hanya membahas kendala yang dihadapi dalam Pembangunan<span> </span>Pendidikan Nasional masa ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>BAB II</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>PEMBAHASAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>BERBAGAI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI INDONESIA</strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:27.35pt;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0;"><strong><span> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.25in;"><span style="color:black;">Proses pendidikan merupakan upaya sadar manusia yang tidak pernah ada hentinya. Sebab jika manusia berhenti melakukan pendidikan, sulit dibayangkan apa yang akan terjadi pada sistem peradaban dan budaya manusia.<span> </span>Dengan ilustrasi ini, maka<span> </span>baik pemerintah maupun masyarakat berupaya untuk melakukan pendidikan dengan standar kualitas yang diinginkan untuk memberdayakan manusia. “Sistem pendidikan yang dibangun harus disesuaikan dengan tuntutan zamannya, agar pendidikan dapat menghasilkan <em>outcome </em>yang relevan dengan tuntutan zaman.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.25in;"><span style="color:black;">Indonesia</span><span style="color:black;">, telah memiliki sebuah sistem pendidikan dan telah dikokohkan dengan UU No. 20 tahun 2003.<span> </span>Pembangunan pendidikan di Indonesia sekurang-kurangnya menggunakan empat strategi dasar, yakni; <em>partama,</em> pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, <em>kedua,</em> relevansi pendidikan, <em>ketiga,</em> peningkatan kualitas pendidikan, dan <em>keempat,</em> efesiensi pendidikan.<span> </span>Sacara umum strategi itu dapat dibagi menjadi dua dimensi yakni peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan. Pembangunan peningkatan mutu diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas dan produktivitas pendidikan. Sedangkan kebijakan pemerataan pendidikan diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan bagi semua usia sekolah. Dari sini, pendidikan dipandang sebagai <em>katalisator </em><span> </span>yang dapat menunjang faktor-faktor lain.<span> </span>Artinya, pendidikan<span> </span>sebagai upaya pengembangan sumberdaya manusia (SDM) menjadi semakin penting dalam pembangunan suatu bangsa. Namun dengan seiring begitu cepatnya kemajuan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) baik di Indonesia maupun di dunia, maka dalam pengembangan pembangunan pendidikan di Indonesia menemui beberapa kendala di antaranya yaitu permasalahan Kurikulum, Metode, Fasilitas, Guru dan Evaluasi dari pendidikan itu sendiri.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.25in;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;"><span>1.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="color:black;">Kurikulum Pendidikan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Pendidikan bertujuan mencrdaskan kehidupan suatu bangsa merupakan modal unuk berkembang dalam melakukan mobilitas. Dengan dicapainya tingkat kecerdasan yang merupakan fokus kegiatan pendidikan, maka dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan upaya peningkatan kualitas kehidupan manusia. Sejarah mencatat suatu negara dengan masyarakat yang maju lebih banyak disebabkan oleh tingkat dan pola pemikiran yang dianut individu – individu warga masyarakat tersebut, diantaranya kecerdasan dan keterbukaan terhadap berbagai hal.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Dalam rangka otonomi daerah, yang dewasa ini sedang menjadi wacana yang cukup hangat maka posisi pendidikan semakin penting dan strategis. Pendidikan merupakan satu – satunya cara menghasilkan dan meningkatkan SDM tangguh yang multi skill. Salah satu perangkat pelaksanaan pendidikan adalah kurikulum. Kurikulum harus disesuaikan dengan perkembangan dan perubahan zaman. Salah satu sistem kurikulum yang baru saat ini adalah sistem KTSP (Kurikulum Tingkat satuan pendidikan). KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. <span style="line-height:150%;">Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas <strong><em>standar isi(SI), proses, kompetensi lulusan(SKL), tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan</em></strong>. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;"><span style="line-height:150%;">Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum pada KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada SI dan SKL serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan <strong>(BSNP)</strong>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;"><span style="line-height:150%;">Selain dari itu, penyusunan KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005. Panduan yang disusun BSNP terdiri atas dua bagian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="line-height:150%;">Pertama</span></strong><span style="line-height:150%;">, Panduan Umum yang memuat ketentuan umum pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan pada satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam SI dan SKL.Termasuk dalam ketentuan umum adalah penjabaran amanat dalam UU 20/2003 dan ketentuan PP 19/2005 serta prinsip dan langkah yang harus diacu dalam pengembangan KTSP.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="line-height:150%;">Kedua</span></strong><span style="line-height:150%;">, model KTSP sebagai salah satu contoh hasil akhir pengembangan KTSP dengan mengacu pada SI dan SKL dengan berpedoman pada Panduan Umum yang dikembangkan BSNP. Sebagai model KTSP, tentu tidak dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan hendaknya digunakan sebagai referensi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;">Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span> </span></span></span><!--[endif]-->belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span> </span></span></span><!--[endif]-->belajar untuk memahami dan menghayati,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span> </span></span></span><!--[endif]-->belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span> </span></span></span><!--[endif]-->belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span> </span></span></span><!--[endif]-->belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;">Namun pelaksanaan KTSP menemui kendala diantaranya yaitu :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span> </span></span><!--[endif]-->Kepsek yang kurang Mengerti KTSP</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span> </span></span><!--[endif]-->Guru yang bermutu berjumlah sedikit</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span> </span></span><!--[endif]-->Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana pendukung sebagai kelengkapan dari pelaksanaan KTSP.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>d.<span> </span></span><!--[endif]-->Penerapan KTSP yang merekomendasikan pengurangan jam pelajaran akan berdampak berkurang pendapatan para guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Kelebihan KTSP</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span> </span></span><!--[endif]-->Mendorong terwujudnya otonomi sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span> </span></span><!--[endif]-->Mendorong para guru, kepala sekolah, dan pihak manajemen sekolah untuk semakin meningkatkan kreativitasnya dalam penyelenggaraan program-program pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span> </span></span><!--[endif]-->KTSP sangat memungkinkan bagi setiap sekolah untuk menitikberatkan dan mengembangkan mata pelajaran tertentu yang akseptabel bagi kebutuhan siswa.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span> </span></span><!--[endif]-->KTSP akan mengurangi beban belajar siswa yang sangat padat dan memberatkan, kurang lebih 20%.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span> </span></span><!--[endif]-->KTSP memberikan peluang yang lebih luas kepada sekolah-sekolah plus untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;"><span>2.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="color:black;">Metode Pendidikan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Perlu diketahui bahwa tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain. Tiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing masing. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu, pokok bahasan maupun situasi dan kondisi tertentu, tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik untuk suatu pokok bahasan yang disampaikan oleh guru tertentu, kadang-kadang belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain. Adakalanya seorang guru perlu menggunakan beberapa metode dalam menyampaikan suatu pokok bahasan tertentu. Dengan variasi beberapa metode, penyajian pengajaran menjadi lebih hidup. Misalnya pada awal pengajaran, guru memberikan suatu uraian dengan metode ceramah, kemudian menggunakan contoh-contoh melalui peragaan dan diakhiri dengan diskusi atau tanya-jawab. Di sini bukan hanya guru yang aktif berbicara, melainkan siswa pun terdorong untuk berpartisipasi.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Seorang guru yang pandai berpidato dengan segala humor dan variasinya, mungkin tidak mengalami kesulitan dalam berbicara, ia dapat memukau siswa dari awal sampai akhir pengajaran. Akan tetapi bagi seorang guru sedikit bicara, uraiannya akan terasa kering, untuk itu ia dapat mengatasi dengan uraian sedikit saja, diselingi tanya jawab, pemberian tugas, kerja kelompok atau diskusi sehingga kelemahan dalam berbicara dapat ditutup dengan metoda lain.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Beberapa metode yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar diantaranya :</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.75in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span><span>1.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Ceramah</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.75in;">Ceramah adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh guru terhadap kelas. Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “berbicara&#8221;. Dalam ceramahnya kemungkinan guru menyelipkan pertanyaan pertanyaan, akan tetapi kegiatan belajar siswa terutama mendengarkan dengan teliti dan mencatat pokok pokok penting, yang dikemukakan oleh guru; bukan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:6.75pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>2.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Tanya-Jawab</strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Dalam menggunakan metode mengajar, tidak hanya guru saja yang senantiasa berbicara seperti halnya dengan metode ceramah, melainkan mencakup pertanyaan-pertanyaan dan penyumbangan ide-ide dari pihak siswa. Cara pengajaran yang seperti ini dapat dibedakan dalam dua jenis ialah: (1) metode tanya-jawab, dan (2) metode diskusi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:49.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">Perbedaan pokok diantara metode tanya-jawab dengan metode diskusi terletak pada:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:74.25pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span> </span></span><!--[endif]-->Corak pertanyaan yang diajukan guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:74.25pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span> </span></span><!--[endif]-->Sifat pengambilan bagian yang diharapkan dari pihak siswa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:49.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">Metode tanya-jawab digunakan dengan maksud :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:74.25pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span> </span></span><!--[endif]-->Melanjutkan (meninjau) pelajaran yang lalu</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:74.25pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span> </span></span><!--[endif]-->Menyelingi pembicaraan untuk mendapatkan kerjasama siswa</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:74.25pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span> </span></span><!--[endif]-->Memimpin pengamatan dan pemikiran siswa.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>3.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Diskusi</strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Metode diskusi adalah cara penyampaian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan masalah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>4.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Kerja Kelompok</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Kerja kelompok dapat diartikan sebagai suatu kegiatan belajar-mengajar dimana siswa dalam suatu kelas dipandang sebagai suatu kelompok atau dibagi atas kelompok-kelompok kecil untuk mencapai suatu tujuan pengajaran tertentu. Sebagai metode mengajar, kerja kelompok dapat dipakai untuk mencapai barmacam macam tujuan pengajaran. Pelaksanaannya tergantung pada beberapa fäktor misalnya tujuan khusus yang akan dicapai, umur, kemampuan siswa, serta fasilitas pengajaran di dalam kelas.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>5.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Demonstrasi Dan Eksperimen</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Antara metode demonstrasi dan eksperimen sebenarnya berbeda, akan tetapi dalam praktek sering dipergunakan silih berganti atau saling melengkapi. Metode demonstrasi merupakan suatu metode mengajar di mana seorang guru, orang luar atau manusia sumber yang sengaja diminta atau siswa menunjukkan kepada kelas suatu benda aslinya, tiruan (wakil dari benda asli) atau suatu proses, misalnya bagaimana cara membuat peta timbul, bagaimana cara menggunakan kamera dengan hasil yang baik, dan sebagainya. Sedangkan metode eksperimen ialah suatu metode mengajar di mana guru bersama siswa mencoba mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dari hasil percobaan itu. Misalnya, karena ingin memperoleh jawaban tentang kebenaran sesuatu, mencari cara-cara yang lebih baik, mengetahui elemen/unsur-unsur apakah yang ada pada suatu benda, ingin mengetahui apakah yang akan terjadi, dan sebagainya. Dari kedua batasan tersebut dapat diketahui bahwa sebuah eksperimen dapat juga dijadikan demonstrasi. Misalnya guru dengan beberapa orang siswa mengadakan eksperimen mengenai pengaruh tekanan udara terhadap sebuab kaleng minyak tanah yang kosong, yang sudab dipanasi lebib dulu, kemudian ditutup rapat-rapat dan segera disiram air dingin. Para siswa melihat peristiwa itu sebagai demonstrasi. Dalam hal ini eksperimen dapat dirangkaikan dengan demonstrasi. Metode ini sering juga disebut metode ilmiah, sebab metode inilah yang dipakai untuk menguji hipotesis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>6.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Sosiodrama Dan Bermain Peranan</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Metode sosiodrama merupakan metode mengajar dengan cara mempertunjukkan kepada siswa tentang masalah-masalah hubungan sosial, untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. Masalah hubungan sosial tersebut didramatisasikan oleh siswa dibawah pimpinan guru, Melalui metode ini guru ingin mengajarkan cara-cara bertingkah laku dalam hubungan antara sesama manusia. Cara yang paling baik untuk memahami nilai sosiodrama adalah Mengalami sendiri sosiodrama, mengikuti penuturan terjadinya sosiodrama dan mengikuti langkah-langkah guru pada saat memimpin sosiodrama.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>7.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Pemberian Tugas Belajar Dan Resitasi</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;line-height:150%;">Metode ini mengandung tiga unsur ialah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:78.75pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Pemberian tugas.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:78.75pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Belajar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:78.75pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Resitasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60.75pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60.75pt;text-align:justify;line-height:150%;">Tugas, merupakan suatu pekerjaan yang harus diselesaikan. Pemberian tugas sebagai suatu metode mengajar merupakan suatu pemberian pekerjaan oleh guru kepada siswa untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. Sedangkan resitasi, tugas yang dibenikan oleh guru tidak sekedar dilaksanakan di rumah, melainkan dapat dikerjakan di perpustakaan, laboratonium, atau ditempat-tempat lain yang ada hubungannya dengan tugas/pelajaran yang diberikan. Jadi resitasi lebih luas daripada home-work. Akan tetapi keduanya mempunyai kesamaan ialah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Mempunyai unsur tugas.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Dikerjakan oleh siswa dan dilaporkan hasilnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span>o<span> </span></span></span><!--[endif]-->Mempunyai unsur didaktis pedagogis.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>8.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Drill (Latihan)</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Drill merupakan suatu cara mengajar dengan memberikan latihan-latihan terhadap apa yang telah dipelajari siswa sehingga memperoleh suatu keterampilan tertentu. Kata latihan mengandung arti bahwa sesuatu itu selalu diulang-ulang, akan tetapi bagaimanapun juga antara situasi belajar yang pertama dengan situasi belajar yang realistis, ia akan berusaha melatih keterampilannya. Bila situasi belajar itu diubah-ubah kondisinya sehingga menuntut respons yang berubah, maka keterampilan akan lebih disempurnakan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>9.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Karyawisata</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Dengan metode karyawisata, guru mengajak siswa ke suatu tempat (objek) tertentu untuk mempelajari sesuatu dalam rangka suatu pelajaran di sekolah. Berbeda dengan darmawisata, di sini para siswa sekedar pergi ke suatu tempat untuk rekreasi. Metode karyawisata berguna bagi siswa untuk membantu mereka memahami kehidupan ril dalam lingkungan beserta segala masalahnya . Misalnya, siswa diajak ke museum, kantor, percetakan, bank, pengadilan, atau ke suatu tempat yang mengandung nilai sejarah/kebudayaan tertentu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>10.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)</strong><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.75in;text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;">Metode pemecahan masalah merupakan suatu metode pengajaran yang mendorong siswa untuk mencari dan memecahkan persoalan-persoalan. Adakalanya manusia memecahkan masalah secara instinktif (naluriah) maupun dengan kebiasaan, yang mana pemecahan tersebut biasanya dilakukan oleh binatang. Pemecahan secara instinktif merupakan bentuk tingkah laku yang tidak dipelajari, seringkali berfaedah dalam situasi yang luarbiasa. Misalnya seseorang yang dalam keadaan terjepit karena bahaya yang datangnya tak disangka, maka secara spontan mungkin ia melompati pagar atau selokan dan berhasil, yang seandainya dalam keadaan biasa hal itu tak mungkin dilakukan. Dalam situasi yang problematis, baik manusia maupun binatang, dapat menggunakan cara &#8220;coba-coba, salah&#8221;, mencoba lagi <em>(trial and error)</em> untuk memecahkan masalahnya. Akan tetapi taraf <em>problem solving</em> pada manusia lebih tinggi karena manusia sanggup memecahkan masalah dengan rasio (akal), disamping memiliki bahasa. Oleh karena itu manusia dapat memperluas pemecahan masalahnya di luar situasi konkret.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;"><span>3.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="color:black;">Fasilitas Pendidikan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><span style="color:black;">Selain kurikulum, metode dan tenaga kependidikan, fasilitas pendidikan adalah masalah yang harus benar – benar diperhatikan pemerintah kita. Ini merupakan pekerjaan rumah lagi bagi pemerintah yaitu banyaknya gedung-gedung sekolah yang tidak layak pakai. Bagaimana pendidikan bisa berjalan lancar dan nyaman apabila tempat pelaksanaan pendidikan tersebut tidak layak. Belum lagi masalah sarana dan prasarana pendukung pendidikan yang masih sangat kurang terutama bagi sekolah yang berada di daerah terpencil. Guna suksesnya penyelenggaraan kurikulum KTSP baik buruk dan lengkap tidaknya fasilitas pendidikan sangat berpengaruh. Solusi dari permasalahan ini selain pemerintah harus bekerja keras, bagi sekolah – sekolah bekerja sama dengan Komite Sekolah berusaha berswadaya melengkapi fasilitasnya sendiri baik dengan dana sumbangan maupun pengajuan proposal kepada donatur. Jadi sekolah tidak hanya berpangku tangan menunggu pemerintah turun membantu.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;"><span>4.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong>Guru ( Tenaga Kependidikan )</strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Pendidikan sebagai <em>agent of change</em> berada pada garis paling depan. Dari barisan paling depan itu, yang paling depan lagi adalah komponen vitalnya ialah guru. Artinya, guru sebagai figur yang menentukan dalam pembaharuan dan perubahan pembangunan. Dalam menghadapi tantangan pembangunan maka pendidikan harus diselenggarakan dengan standar kualitas yang memadai dan biasanya guru ditunjuk sebagai pihak yang paling bertanggung jawab. Tiga komponen pokok dalam pendidikan yaitu siswa, sarana dan prasarana serta guru itu sendiri, oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan terlebih dahulu harus diperhatikan ketiga komponen pokok tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">Untuk melaksanakan tugas dengan mantap, guru perlu dukungan, baik material maupun spiritual. Sebagian besar guru bestatus sebagai pegawai negeri yang mendapat imbalan gaji yang standar seperti juga pegawai negeri lain yang setingkat, namun kenyataannya kemampuan ekonomi guru masih rendah, karena memang guru tidak bisa mendapatkan tambahan penghasilan lain sebagaimana dikter, pengacara, insinyur dan lain – lain. Kurangnya kemampuan ekonomi guru berpengaruh secara tidak langsung terhadap mutu proses belajar – mengajar. Oleh karena itu pemerintah sebenarnya harus memperhatikan kesejahteraan guru seperti yang dilakukan oleh negara – negara maju.</p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;">
<p style="text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;"><span>5.<span> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="color:black;">Evaluasi Pendidikan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><span style="color:black;">Definisi evaluasi mengandung tiga konsep pokok yaitu pemberian pertimbangan, nilai dan arti. Oleh karena evaluasi diartikan sebagai proses pemberian pertimbangan mengenai nilai dan arti sesuatu. Nilai adalah harga yang diberikan kepada evaluan (kurikulum) berdasarkan kriteria internal.<span> </span>Keberhasilan suatu evaluan / kurikulum dapat ditentukan setelah diadakannya evaluasi. Sehingga hasil evaluasi akan mempengaruhi pelaksanaan praktek kurikulum. Kaitan evaluasi dengan kurikulum dapat dilihat dari fungsi evaluasi yakni formatif fan sumatif. Menurut Mc Neil (1990:241) ada empat fungsi evaluasi, yakni : fungsi formatif, fungsi sumatif, fungsi sosial politik, dan fungsi administrasi. Fungsi formatif dilaksankan apabila hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi diarahkan untuk memperbaiki bagian tertentu atau sebagian kurikulum yang sedang dikembangkan. Fungsi sumatif evaluasi adalah memberikan perhatiannya terhadap hasil dari kurikulum. Fungsi sosial politik dimaksudkan sbagai motivasi dan dukungan – dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Sedangkan fungsi administrasi berkenaan dengan masalah – masalah kewenangan dan kekuasaan. </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;margin:0 5.05pt 0.0001pt 0.5in;"><span style="color:black;">Adanya evaluasi akan memberikan jawaban sejauh mana relevansi kurikulum dengan keperluan masyarakat serta sejauh mana kurikulum tersebut mampu mencapai tujuan – tujuan pendidikan yang dicantumkan dalam kurikulum itu. Kegiatan evaluasi sangatlah penting dan bahkan akan dapat menggagalkan misi pembaharuan kurikulum. Terjadinya pembaharuan kurikulum dapat disebabkan oleh perkembangan ilmu, tekhnologi, nilai serta norma baru dalam masyarakat. Semakin pesatnya perkembangan ilmu dan tekhnologi dapat mempengaruhi nilai dan norma yang dianut masyarakat sehingga teknologi mulai mnjadi yang diagungkan. Tentu saja sikap ini memberikan tuntunan baru terhadap pendidikan pada umumnya dan kurikulum pada khususnya. Sehingga dalam hal ini evaluasi sangat berperan, apakah pembaharuan tersebut benar – benar telah sesuai dengan tuntunan masyarakat. Hanya saja dengan kemajuan ilmu dan tekhnologi yang pesat ini juga meminta kewaspadaan yang tinggi bagi pengelola evaluasi. Dengan kata lain dengan adanya pembaharuan kurikulum evaluasi jug aharus ikut menyesuaikan diri, sehingga evaluasi dapat memberikan informasi yang berkesinambungan mengenai keselarasan kurikulum dengan perkembangan masyarakat.<em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>BAB III</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>PENUTUP</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span> </span><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Simpulan dan Saran</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;">Dari pembahasan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa sangat besarnya peran pendidikan terhadap kemajuan negara kita dari berbagai bidang. Oleh karena itu sudah seharusnyalah pendidikan menjadi progam prioritas pemerintah Indonesia. Berbagai permasalahan pendidikan yang belum terselesaikan saat ini adalah menjadi kewajiban dan tanggung jawab baik pemerintah maupun kita sebagai warga negara untuk bersama – sama mencari solusi dan menyelesaikan sehingga meningkatnya mutu pendidikan kita. Walaupun kita sadari itu tidak membutuhkan waktu dan tenaga yang sedikit namun mari bersama – sama kita mulai dengan niat yang baik demi majunya pendidikan kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;">Majunya pendidikan di Indonesia tergantung dari beberapa hal yang salah satunya adalah guru (tenaga pendidik). Guru sebagai komponen yang sangat penting dalam pelakasanaan pendidikan, sehingga peran guru dalam keberhasilan pendidikan kita sangat besar. Namun sampai saat ini pemerintah kita masih belum terlalu memperhatikan tentang kesejahteraan guru. Harapan kepada pemerintah agar dapat sangat memperhatikan kesejahteraan guru sehingga mereka dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agzs2unmul.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agzs2unmul.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=12&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/08/tugas-2-landasan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6797d4ac7fbd40a72ff21fcc9d6f130d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agzs2unmul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas TKI Kelompok</title>
		<link>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/07/tugas-tki-kelompok/</link>
		<comments>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/07/tugas-tki-kelompok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 05:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agzs2unmul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agzs2unmul.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[MAKALAH KELOMPOK LAYANAN INFORMASI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Disusun Oleh : 1. Nursehan NIM. 0805136131 2. Nur Agus Salim NIM. 0805136132 3. Popon Rosmayati NIM. 0805136133 Dosen Pengampu : 1. Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc 2. Ir. Mohamad Adriyanto, MSM PROGRAM &#8230; <a href="http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/07/tugas-tki-kelompok/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=10&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;">MAKALAH KELOMPOK</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:18pt;">LAYANAN INFORMASI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 0 0 99pt;"><strong><span><span style="font-size:small;">Disusun Oleh :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;margin:0 0 0 99pt;"><strong><span><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 153pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Nursehan <span> </span>NIM. 0805136131</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 153pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Nur Agus Salim<span> </span>NIM. 0805136132</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 153pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Popon Rosmayati<span> </span>NIM. 0805136133</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 0 0 135pt;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 0 0 135pt;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Dosen Pengampu :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 0 0 171pt;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>1.<span style="font:7pt;"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:0 0 0 171pt;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"><span>2.<span style="font:7pt;"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;">Ir. Mohamad Adriyanto, MSM</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">PROGRAM PASCA SARJANA KEPENDIDIKAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">UNIVERSITAS MULAWARMAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">TAHUN 2008</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> <span id="more-10"></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">BAB I </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PENDAHULUAN </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">A.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Latar Belakang</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Teknologi komunikasi dan informasi telah berkembang dengan sangat pesat sehingga sudah merupakan gejala dunia. Teknologi itu sudah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sejak dikembangkannya sistem komunikasi satelit domestik. Teknologi komuniaksi dan informasi sebagai suatu produk dan proses telah berkembang sedemikian rupa<span> </span>sehingga mempengaruhi segenap kehidupan kita dalam berbagai bentuk aplikasi. Secara umum perkembangannya<span> </span>dalam era reformasi menunjukkan ciri – ciri sebagai berikut : (1) mengingkatnya daya muat untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasikan, dan menyajikan informasi; (2) kecepatan penyajian informasi yang meningkat; (3) miniaturisasi perangkat keras disertai dengan ketersediaanya yang melimpah; (4) keragaman pilihan informasi untuk melayani berbagai macam kebutuhan; (5) biaya perolehan informasi, terutama biaya untuk transmisi data yang cepat dalam jarak jauh, yang secara relatif semakin turun; (6) kemudahan penggunaan produk teknologi komunikasi dan informasi, baik yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunaknya; (7) kemampuan distribusi informasi yang semakin cepat daan luas, dan karena itu informasi lebih mudah diperoleh, dengan menembus batas – batas geografis, politis, maupun kedaulatan; (8) meningktanya kegunaan informasi dengan keaneka ragaman pelayanan yang dapat diberikan, hingga memungkinkan pemecahan masalah yang ada secara lebih baik serta dibuatnya prediksi masa depan yang lebih tepat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Namun dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta semakin canggihnya perangkat – perangkat teknologi memepengaruhi status sosial masyarakat kita karena banyak masyarakat kita yang tidak bisa mengikuti perkembangannya sehingga selalu ketinggalan dan banyaknya produk – produk yang di buat oleh asing sehingga sangat mempengaruhi ekonomi kita. Oleh karena itu bagaimana dengan perkembangan teknologi informasi dan teknologi ini kita dapat memberdayakan masyakat kita yaitu melalui layana informasi. Dalam makalah ini penyusun mencoba membahas bagaimana dan bisakah melalui layanan informasi kita dapat memberdayakan masyarakat kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">B.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Rumusan Masalah </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span> </span></strong><span>Dari judul makalah ini maka rumusan masalah dari makalah ini adalah bagaimana peranan layananan<span> </span>informasi dalam pemberdayaan masyarakat. Dalam makalah ini akan di bahas upaya pemerintah dalam </span>Salah satu upaya pemerintah dalam pemberdayaan layanan informasi untuk pemberdayaan masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan KIM.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">C.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Tujuan </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi yang berguna bagi penyusun dan pembaca sehingga dapat memahami tentang konsep pemberdayaan masyarakat melalui layanan informasi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">BAB II</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PEMBAHASAN</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">A.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Konsep Pemberdayaan</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberdayaan masyarakat sebagai sebuah strategi, sekarang telah banyak<strong> </strong>diterima, bahkan telah berkembang dalam berbagai literatur di dunia barat. Banyak pemikir dan praktisi yang belum memahami dan mungkin tidak meyakini bahwa<strong> </strong>konsep pemberdayaan merupakan alternatif pemecahan terhadap dilema-dilema<strong> </strong>pembangunan yang dihadapi. Mereka yang berpegang pada teori-teori pembangunan<strong> </strong>model lama juga tidak mudah untuk menyesuaikan diri dengan pandangan-pandangan<strong> </strong>dan tuntutan-tuntutan keadilan. Mereka yang tidak nyaman terhadap konsep partisipasi<strong> </strong>dan demokrasi dalam pembangunan tidak akan merasa tentram dengan konsep<strong> </strong>pemberdayaan ini. Lebih lanjut, disadari pula adanya berbagai bias terhadap<strong> </strong>pemberdayaan masyarakat sebagai suatu paradigma baru pembangunan.<strong> </strong>Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah konsep pembangunan ekonomi yang<strong> </strong>merangkum nilai-nilai sosial. Konsep ini mencerminkan paradigma baru pembangunan,<strong> </strong>yakni yang bersifat “people-centered, participatory, empowering, and sustainable”<strong> </strong>(Chambers, 1995 dalam Kartasasmita, 1996).<strong> </strong>Konsep ini lebih luas dari hanya semata-mata memenuhi kebutuhan dasar (basic needs)<strong> </strong>atau menyediakan mekanisme untuk mencegah proses pemiskinan lebih lanjut (safety<strong> </strong>net), yang pemikirannya belakangan ini banyak dikembangkan sebagai upaya mencari<strong> </strong>alternatif terhadap konsep-konsep pertumbuhan dimasa yang lalu. pemberdayaan itu sendiri atau yang dikenal dengan istilah empowerment yang berawal dari kata daya (power). Daya dalam arti kekuatan yang berasal dari dalam tetapi dapat diperkuat dengan unsur–unsur penguatan yang diserap dari luar. Ia merupakan sebuah konsep untuk memotong lingkaran setan yang menghubungkan power dengan pembagian kesejahteraan. Keterbelakangan dan kemiskinan yang muncul dalam proses pembangunan disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam pemilikan atau akses pada sumber–sumber power. Proses historis yang panjang menyebabkan terjadinya power dis powerment, yakni peniadaan<strong> </strong>power pada sebagian besar masyarakat, akibatnya masyarakat tidak memiliki akses yang memadai terhadap akses produktif yang umumnya dikuasai oleh mereka yang memiliki power. Pada gilirannya keterbelakangan secara ekonomi menyebabkan mereka makin jauh dari kekuasaan. Begitulah lingkaran setan itu berputar terus. Oleh karena itu,<strong> </strong>pemberdayaan bertujuan dua arah. Pertama, melepaskan belenggu kemiskinan, dan keterbelakangan. Kedua, memperkuat posisi lapisan masyrakat dalam struktur ekonomi dan kekuasaan. Secara konseptual, pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain memberdayakan adalah memampukan dan memandirikan masyarakat.<strong> </strong>Dalam konsep pemberdayaan, menurut Prijono dan Pranarka (1996), manusia adalah subyek dari dirinya sendiri. Proses pemberdayaan yang menekankan pada proses memberikan kemampuan kepada masyarakat agar menjadi berdaya, mendorong atau memotivasi individu agar mempunyai kemampuan atau keberdayaan untuk menentukan pilihan hidupnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa pemberdayaan harus ditujukan pada kelompok atau lapisan masyarakat yang tertinggal. Menurut Sumodiningrat (1999), bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk memandirikan masyarakat lewat perwujudan potensi kemampuan yang mereka miliki. Adapun pemberdayaan masyarakat senantiasa menyangkut dua kelompok yang saling terkait, yaitu masyarakat sebagai pihak yang diberdayakan dan pihak yang menaruh kepedulian sebagai pihak yang memberdayakan. Mubyarto (1998) menekankan bahwa terkait erat dengan pemberdayaan ekonomi rakyat. Dalam proses pemberdayaan masyarakat diarahkan pada pengembangan sumberdaya manusia (di pedesaan), penciptaan peluang berusaha yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Masyarakat menentukan jenis usaha, kondisi wilayah yang pada gilirannya dapat menciptakan lembaga dan sistem pelayanan dari, oleh dan untuk masyarakat setempat. Upaya pemberdayaan masyarakat ini kemudian pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Keberdayaan dalam konteks masyarakat adalah kemampuan individu yang bersenyawa dalam masyarakat dan membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan. Suatu masyarakat yang sebagian besar anggotanya sehat fisik dan mental, terdidik dan kuat, tentunya memiliki keberdayaan yang tinggi. Keberdayaan masyarakat merupakan unsur dasar yang memungkinkan suatu masyarakat<strong> </strong>bertahan, dan dalam pengertian yang dinamis mengembangkan diri dan mencapai kemajuan. Keberdayaan masyarakat itu sendiri menjadi sumber dari apa yang di dalam wawasan politik disebut sebagai ketahanan nasional. Artinya bahwa apabila masyarakat memiliki kemampuan ekonomi yang tinggi, maka hal tersebut merupakan bagian dari ketahanan ekonomi nasional.<strong> </strong>Dalam kerangka pikir inilah upaya memberdayakan masyarakat pertama-tama haruslah<strong> </strong>dimulai dengan menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. Di sini titik tolaknya adalah pengenalan bahwa setiap manusia, setiap masyarakat, memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Artinya, bahwa tidak ada masyarakat yang sama sekali tanpa daya, karena kalau demikian akan punah. Pemberdayaan adalah upaya untuk membangun daya itu sendiri, dengan mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk mengembangkannya. Selanjutnya, upaya tersebut diikuti dengan memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Dalam konteks ini diperlukan langkah-langkah lebih positif, selain dari hanya menciptakan iklim dan suasana yang kondusif. Perkuatan ini meliputi langkah-langkah nyata, dan menyangkut penyediaan berbagai masukan (input), serta pembukaan akses kepada berbagai peluang (opportunities) yang akan membuat masyarakat menjadi makin berdaya (Kartasasmita, 1996). Dengan demikian, pemberdayaan bukan hanya meliputi penguatan individu anggota masyarakat, tetapi juga pranata-pranatanya. Menanamkan nilai-nilai budaya modern seperti kerja keras, hemat, keterbukaan, kebertanggungjawaban dan lain-lain yang merupakan bagian pokok dari upaya pemberdayaan itu sendiri. <strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">B.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Layanan Informasi Untuk Pemberdayaan Masyarakat</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang telah berlangsung begitu cepat, telah menyebabkan sejumlah perubahan yang besar pada masyarakat. Mashal Mc Luhan (1967) seorang pakar dalam bidang sosio-kultural, mengungkapkan bagaimana medium, atau proses teknologi elektrik dalam masa kita, membentuk dan mengatur kembali pola interpedensi sosial dan segala aspek kehidupan pribadi kita. Ia telah memaksa kita untuk mempertimbangkan dan menilai kembali hampir semua pikiran, tindakan, dan segenap kelembagaan yang sebelumnya telah kita anggap mapan. Indonesia salah satu negara berkembang saat ini teolah memasuki era informasi modern. Kemajuan teknologi informasi sudah hampir disentuh diseluruh pelosok daerah Indoesia. Perkembangan Tekhnologi Informasi Indonesia dapat kita gambarkan sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">v</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Teknologi Siaran</strong>. Sejak PELITA I teknologi ini, berupa siaran radio dan televisi, telah diprogramkan untuk mengatasi masalah penyebaran mutu pendidikan. Memang prasarana dan asarana waktu itu belum ada ata belum memadai, namun dengan perkembangan teknologi siaran, seperti satelit dan pemancar ulang berdaya rendah, telah memungkinkan dicapainya seluruh pelosok tanah air. Jaringan pemancar ulang berdaya rendah ini pada akhir PELITA V direncanakan akan sudah dibangun untuk menjangkau seluruh daerah terpencil/terisolasi, sehingga radio dan televisi dapat meliput 100% wilayah Indonesia. Kemungkinan peliputan ini juga didukung oleh perkembangan dalam bidang sumberdaya bertenaga surya. Televisi swasta telah juga berkembang dengan pesat. Sekarang ini telah beroperasi banyak jaringan televisi siaran lokal, dan televisi nasional khusus pendidikan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">v</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Satelit komunikasi</strong>. Sejak tahun 1976 Indonesia telah memasuki era informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. sistem satelit komuniaksi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi Indoensia, karean keadaaan dan letak geografisnya. Dasar pertimbangan pengemabangan sitem ini adalah untuk keperluan pendidikan, penerangan, dan hiburan, pemerintahan, bisnis dan perindustrian, dan pertahahanan keamananan. SKSD PALAPA generasi III yang sekarang beroperasi, memiliki kapasitas 48 transforder, yang belum semuanya dimanfaatkan apalagi untuk keperluan khusus pendidikan. Pemanfaatan sistem ini masih lebih banyak pada pengiriman dan penerimaan pesan melalui telepon atau untuk konferensi jarak jauh (teleconference) serta untuk pesan tertulis. Perkembangan teknologi yang akan dipakai dalam generasi satelit berikutnya, telah memungkinkan digunakannya satelit komunikasi untuk siaran langsung. Percobaan siaran langsung melalui satelit dengan ATS 6 (Aplication Technologi Satelit # 6 ) di India pada tahun 1974 – 1975 telah menunjukkan hasil – hasil yang positif, meskipun dikehendaki adanya sejumlah perubahan struktural dalam penyelenggaraan pendidikan. Antena parabola telah pula menjamur dalam masyarakat kita, dan dengan demikian anggota masyarakat itu akan terekspos, syukur kalau tidak teracuni, oleh budaya asing. Perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi ini mau tidak mau, siap atau tidak siap, akan semakin deras mengalirkan informasi dengan segala dampak positif dan negatifnya kemasyaerakat kita.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">v</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Komputer</strong>. Perkembangan perangkat keras komputer berlangsung sangat pesat. Kecuali daya muatnya yang semakin besar juga kecapatan operasinya yang sangat tinggi. Komputer mikro NEXT yang diketemukan dan dikembangkan oleh Steven Jobs pada bulan Oktober tahun 1988 yang lalu, mempunyai kapasitas 256 MB pada disk ukuran 5 ¼ inchi. Komputer meja/personal sendiri sekarang ini sudah tidak dipandang lagi sebagai benda mewah, emalinkan sebagai suatu kebutuhan yang essensial untuk dapat mengikuti kemajuan. Boleh dikatakan tidak ada satu kantorpun yang sekarang ini tidak memiliki dan memngoperasikan komputer. Semua perguruan tinggi negeri telah menggunakan komputer untuk mngelola mahasiswa, disamping menggunakannya untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Dengan menggunakan jaringan Internet semakin lengkaplah fungsi komputer sebagai media pencari informasi. Kursus komputer telah pula mewabah keseluruh pelosok, karena hampir semua bidang pekerjaan mensyaratkan pengenalan bahkan pengoperasian komputer. Program atau perangkat lunak komputer jug aberkembang dengan pesat untuk memenuhi berbagai macam keperluan dan dirancang sedemikian rupa sehingga akrab dengan pemakai (<em>users’ friendly</em>).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">v</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Teknologi Video</strong>. Perkembangan dalam bidang ini sejalan dengan perkembangan komunikasi dan komputer, meskipun orientasi utamanya adalah untuk keperluan hiburan. Pesawat perekam video yang pertama kali dipakai unutk merekam acara di luar studio merupakan pesawat sebesar satu truk dan dengan pita perekam selebar 2 inchi.<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Dengan adanya layanan – layanan informasi yang ada di Indonesia khususnya dapat berdampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat yakni sebagai Lapangan Pekerjaan, s</span>ebagai sumber informasi yang cepat dan tepat. Semakin banyak perangkat – perangkat layanan informasi maka membutuhkan tenaga yang tidak sedikit sehingga dengan adanya perkembangan layanan informasi maka memungkinkan sebagai lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dampak yang baik pula yaitu sebagai bahan informasi bagi masyarakat terutama masyarakat yang jauh dari perkotaan. Salah satu upaya pemerintah dalam pemberdayaan layanan informasi untuk pemberdayaan masyarakat adalah dengan dibentuknya Organisasi masyarakat yaitu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).<span lang="EN"> Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah sebuah organisasi sosial yang bersifat wirausaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan informasi dan komunikasi yang tumbuh dan berkembang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat. Organisasi ini memiliki maksud dan tujuan sebagai berikut:</span></span></span></p>
<ol type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mewujudkan masyarakat yang mengerti, mengetahui, peduli dan memahami informasi </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya untuk mewujudkan kebersamaan, kesatuan dan persatuan bangsa.</span></span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selain Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memiliki maksud dan tujuan juga memiliki fungsi seperti:</span></span></span></p>
<ol type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Melakukan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan diseminasi informasi </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mengembangkan kualitas SDM masyarakat agar menjadi insan informasi yang dapat diandalkan dalam pelaksanaan pembangunan. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menyerap dan mengolah informasi dan aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pihak yang berkompeten. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menyampaikan kebijakan pemerintah dan hasil pembangunan kepada masyarakat di lingkungannya. </span></span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">C.<span> </span>Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)</span></span></span></strong></p>
<p style="margin-left:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah sebuah kegiatan yang dapat dilakukan melalui studi banding, workshop, temu wicara, sarasehan, loka karya, diseminasi informasi, anjangsana, diskusi, dialog, karya wisata, pendidikan dan latihan, management training, advokasi (ligitasi, paralegal), mediasi dan konsultasi yang mengandung unsur-unsur sebagai berikut:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) melalui berbagai jalur dari tingkat lokal, wilayah dan nasional. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Aktivitas pengembangan masyarakat dalam berbagai jenis kegiatan atau pula kegiatan yang sejenis. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Kegiatan yang tumbuh, berkembang dan berasal dari, oleh dan untuk masyarakat. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Merupakan mitra sejajar dalam kegiatan diseminasi informasi publik. </span></span></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berpedoman pada prinsip-prinsip pelaksanaan bahwa:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Kegiatan ini merupakan pendampingan terhadap kegiatan, bukan bersifat pengarahan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Dijiwai dengan semangat gotong royong dan rasa kebersamaan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Dimunculkan komunikasi timbal balik (dua arah dan interaktif) </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">d.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">e.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Memiliki sifat kemandirian dan kewirausahaan </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">f.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Terdapat unsur penunjang kegiatan usaha pemberdayaan seperti unsur produksi, ekonomi dan lain sebagainya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">g.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Tidak berdiri sendiri namun saling kerjasama dengan kelompok lainnya </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">h.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Dapat menjembatani kegiatan kerjasama dalam masyarakat </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">i.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Bersifat transparansi informasi </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">j.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Kesejajaran </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN"><span><span style="font-size:small;">k.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></span><span lang="EN"><span style="font-size:small;">Akuntabilitas </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 4.2pt 0.25in;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam upaya pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM),  perlu di perhitungkan fungsi media untuk KIM, penggunaan media oleh Kim, penyusunan agenda media KIM dan media literacy. Fungsi media untuk KIM adalah sebagai sumber informasi bagi KIM untuk mengumpulkan informasi, mengolah (klasifikasi) informasi dan menemukan “makna” dan “fungsi” informasi. Kemudian juga sebagai saluran informasi bagi KIM untuk menyebarluaskan informasi, menggunakan media massa dan non media massa yang sesuai dan mendapatkan umpan balik dari luar.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 4.2pt 0.25in;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 4.2pt 0.25in;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sedangkan media literacy adalah kunci pemberdayaan KIM dengan tingkatan Melek Huruf (pengelolaan dan anggota KIM sudah bisa baca tulis). Melek Teknologi (cakrawala berfikir dan informasi bertambah dengan penguasaan teknologi informasi).  elanjutnya melek informasi (menyadari bahwa ada “cerita” dibalik “cerita” ; ada ‘hikmah” dibalik “pengetahuan” ; ada “keterampilan’ dibalik “Informasi” ; “Membaca rahasia informasi” harus menjadi agenda KIM) dan Melek Peradaban (Informasi harus memberi kesadaran, melahirkan keberpihakan ; hendak dibawa kemana masyarakat oleh arus informasi beredar).</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 4.2pt 0.25in;"><span style="color:#000000;"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sementara itu bentuk pemberdayaan KIM diantaranya memfasilitasi peningkatan kemampuan akses terhadap informasi (dalam bentuk sarana jaringan telepon dan perangkat komputer). Memfasilitasi pengembangan proses diskusi (dalam rangka pengelolaan informasi agar mampu memimpin diskusi kelompok). Kegiatan pemberdayaan KIM meliputi; dengan menerbitkan dan mendistribusikan berbagai referensi, pelatihan dan pendidikan SDM. Kemudian mengikutkan sertakan KIM dalam kegiatan pemerintah, mengembangkan jaringan antar Kim, membuka jaringan KIM ke institusi terkait, mendistribusikan bahan informasi untuk KIM serta pengenalan, pemahaman dan pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">BAB III</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PENUTUP</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><span style="font-size:small;">A.</span><span style="font:7pt;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:small;">Kesimpulan Dan Saran</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Komunikasi informasi sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia baik yang bersifat lisan maupun tulisan, karena melalui komunikasi dan informasi akan terjadi interaksi timbal balik antar individu, antar dan inter kelompok maupun antar kelompok. Pemanfaat informasi yang baik akan berdampak positif terhadap peningkatan sumberdaya masyarakat dan kesejahteraan masyarakat. Melalui layanan informasi diharapkan dapat memberdayakan masyarakat kita sehingga masyarakat kita tidak menjadi masyarakat yang tertinggal.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Harapan penyusun kepada pemerintah untuk lebih banyak kegiatan – kegiatan yang lebih memberdayakan masyarakat terutama di bidang informasi guna meningkatkan sumberdaya dan taraf hidup masyarakat Indonesia.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">DAFTAR PUSTAKA</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Miarso, Yusufhadi. 2004. <em>Menyemai Benih Tekhnologi Pendidikan.</em> Jakarta : Pustekom Diknas.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Usman, Husaini. 2006. <em>Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan</em>. Jakarta: Bumi Aksara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">Slide Share :</p>
<p class="MsoFooter"><em><span style="font-size:10pt;">http://www.slideshare.net/aguss2unmul/makalah-prof-yusuf-kelompok</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agzs2unmul.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agzs2unmul.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agzs2unmul.wordpress.com&amp;blog=3634208&amp;post=10&amp;subd=agzs2unmul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agzs2unmul.wordpress.com/2008/06/07/tugas-tki-kelompok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6797d4ac7fbd40a72ff21fcc9d6f130d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agzs2unmul</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
